Hanya Goresan Pensil



Toni Hariyanto (60) mulai berkecimpung di dunia seni sejak pensiun dari BUMN tahun 2006. Menggambar bukanlah hobi yang digeluti sejak lahir, tetapi ia mulai beralih ke dunia seni hanya untuk mencari kesibukan di hari tua.

Kemampuannya dalam menggoreskan pensil di atas kertas perlu diakui masyarakat Indonesia. Kedua tangan yang pandai dan cermat dalam menggunakan pensil, mampu menciptakan gambar yang mengagumkan dan berkesan. Sehingga, ia mendapat julukan sebagai Master of Pencil.

Seni adalah sesuatu yang dinamis dan berkembang seiring dengan peradaban manusia. Berbicara mengenai karya seni, tampaknya tak akan ada habisnya. Ada beragam karya seni yang bisa dinikmati oleh sepasang bola mata. Salah satu karya seni yang masih berkembang hingga saat ini yaitu seni lukis. Seni lukis merupakan seni yang mengapresiasikan kreativitas seorang seniman melalui bidang 2 dimensi.Lukisan Toni Hariyanto yang hanya memerlukan pensil dan kertas, menjadikannya seniman yang memiliki keunikan dan ciri khas tersendiri. “Dengan pensil, tetapi membuat dunia ini jauh lebih indah,”tutur Toni.

Lukisan pensil biasanya menghasilkan sebuah obyek manusia atau lebih sering wajah manusia. Melalui tangan profesional seorang seniman, lukisan bisa terlihat realistis. Bahkan, sulit dibedakan antara foto hitam putih dan lukisan pensil. Dibanding maknanya, lukisan pensil lebih menonjolkan kesan nyata yang benar-benar ada dan membuat subjek tersebut sebagaimana tampilannya dalam kehidupan sehari-hari. Namun, ada beberapa lukisan pensil yang ternyata memiliki makna atau kisah dibaliknya. Tentu, dipadukan dengan visualisasi yang sangat indah.

Selain dikenal sebagai seniman, Toni Hariyanto juga berperan sebagai dosen di perguruan tinggi negeri di Jakarta. Ia mulai mengajar sejak 2011 hingga sekarang di Politeknik Negeri Jakarta dan Politeknik Media Kreatif Negeri. Selain itu, ia juga menjadi pengajar di SSR Jakarta sejak 2013 hingga sekarang.

Sosok lelaki kelahiran Madiun, 1 Oktober 1957 ini memiliki prestasi yang terbilang mengagumkan dan luar biasa. Karya-karyanya yang sudah dihasilkan, mampu mengantarkan Toni dalam beberapa kompetisi. Salah satunya adalah mendapat penghargaan internasional dari situs seni Deviantart.com pada tahun 2009, 2011, 2012, dan 2015.

Ia pernah menerbitkan buku dengan judul Perjalanan dan Kumpulan Karya “Master of Pencil” Toni Hariyanto oleh Endang Poncowati pada 13 Juni 2015. Tujuan ia menerbitkan buku, untuk memberi wawasan kepada pelukis-pelukis muda atau pemula yang ingin belajar menggambar agar memahami teknik dan memperdalami ilmu.

“Dalam berkarya, orang-orang atau pemula yang ingin belajar menggambar selalu mengatakan masih belajar, masih belajar, dan masih belajar sampai tahun-tahun berikutnya. Sebaiknya Anda tanyakan pada diri sendiri, 3 bulan pertama saya sedang belajar menggambar. Akan tetapi, 3 bulan kemudian tanyakan pada diri sendiri bahwa apa yang sudah saya hasilkan sampai saat ini,” ucap Toni ketika ditemui di kampus Politeknik Negeri Jakarta pada bulan April 2017.

Keahliannya menggunakan pensil dan diaplikasikan menjadi sebuah lukisan yang penuh makna, mampu mewujudkan mimpi Toni untuk mengadakan pameran bersama “Pesta Seni Rupa Indonesia” tahun 2015 di Taman Ismail Marzuki. Walaupun ia belum pernah menggelar pameran tunggal, tetap bangga dengan pencapaiannya selama ini. Ia berharap di tahun berikutnya bisa mengadakan pameran tunggal secara perdana. Toni pernah mengemban pendidikannya di Universitas Trisakti, salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta. Ia lulus pada tahun 1981 dengan menyandang predikat sarjana Arsitektur Landscape.

Toni memiliki kepribadian yang cekatan dalam mengasah kemampuannya. Ia tidak pernah cepat puas dengan karya-karya yang sudah dihasilkan. “Jangan cepat puas, hidup itu pertandingan, setiap hari kita bertanding dan kita harus jadi pemenangnya serta kita harus siap berkompetisi,” ucap Toni kepada generasi muda Indonesia.



Komentar

  1. Judulnya menarik banget ❣️

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih, semoga isinya juga bermanfaat buat kamu

      Hapus
  2. Pak Toniiiiii, masyaallah menginspirasi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaaa Witri, beliau salah satu orang yang karya-karyanya bagus banget dan patut dicontoh

      Hapus
  3. Balasan
    1. Boleh nih Lidiyani bisa mengikuti jejak Pak Toni, beliau memiliki semangat yang luar biasa loh!

      Hapus
  4. Balasan
    1. Terima kasih Atiyyah. Btw, yang cakep tulisannya atau tokohnya nih Atiyyah ?Hehe

      Hapus
  5. Waah sangat inspiratifπŸ‘

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa dong Anisa, semoga beliau bisa mengispirasi anak-anak muda Indonesia lainnya yang sedang belajar berkarya

      Hapus
  6. Balasan
    1. Terima kasih Kak Hisan, boleh banget kalo mau belajar melukis sama beliau. Karya-karyanya sudah dipamerkan di beberapa tempat loh!

      Hapus
  7. Balasan
    1. Terima kasih Ade, semoga bisa bermanfaat buat kamu. Jangan kalah sama beliau, walaupun sudah berusia 60 tahun, tetapi tak pernah malu untuk berkarya terus menerus.

      Hapus
  8. panutan yg pas di masukkin ke blognya devita ini Pak Toniii

    BalasHapus
  9. Mantapp dev, mengisporasi sekalii πŸ‘πŸ‘

    BalasHapus
  10. dev, perhatikan jarak antar alinea agar tidak terlihat terlalu penuh :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih Fiona sudah mengingatkan, sudah diperbaiki kok:)

      Hapus
  11. Menginspirasi bagi aku yang paling tua di kelas tapi masih muda, ah sudahlah kenapa aku jadi curhat coba eah, tetap nulis kaka depita :)

    BalasHapus
  12. Baguss dan bermanfaat 😍

    BalasHapus
  13. Waah sangat menginspirasi sekali

    BalasHapus
  14. Pak toni memang sangat menginspirasi yaa 😺

    BalasHapus
  15. Pak Toni sangat menginspirasi sekali

    BalasHapus
  16. Umur boleh tua, tp jiwa hrs tetap muda. Itu sih yg aku tangkep dari kisah pak Toni. Noted kak Devi, sering2 ya kak upload cerita yg menginspirasiii

    BalasHapus
  17. Sangat menginspirasi kak, semangat nulisnya kak devitaa

    BalasHapus
  18. Wah luar biasa, sangat memotivasi sekali kak

    BalasHapus
  19. Terima kasih atas infonya yaa, sungguh bangga pernah kuliah di kampus yg isinya org2 hebat seperti beliau..
    Noted: “Jangan cepat puas, hidup itu pertandingan, setiap hari kita bertanding dan kita harus jadi pemenangnya serta kita harus siap berkompetisi,” ucap Toni kepada generasi muda Indonesia

    BalasHapus
  20. Wahh keren ka DevitaaπŸ‘πŸ‘

    BalasHapus
  21. Terima kasih atas infonya yaa, sungguh bangga pernah kuliah di kampus yg isinya org2 hebat seperti beliau..
    Noted: “Jangan cepat puas, hidup itu pertandingan, setiap hari kita bertanding dan kita harus jadi pemenangnya serta kita harus siap berkompetisi,” ucap Toni kepada generasi muda Indonesia

    BalasHapus
  22. Orang tua itu memang luar biasa. Holley, Toni Stark! (/ 'O')/ \('O' \)

    BalasHapus
  23. Keren ceritanya, sangat mengispirasi

    BalasHapus
  24. bagus ceritanya ~
    jangan lupa mampir
    https://nulisminimalis.wordpress.com/2018/10/18/serupa-namun-tak-sama

    BalasHapus
  25. Mengispirasi bgt untuk kita memulai hal baru yang belum pernah kita coba sebelumnya

    BalasHapus
  26. Anak desain grafis PNJ cung yang kenal pak toni:)

    BalasHapus
  27. Sangat menarik untuk diulas!! πŸ‘ Kapan ya bisa nggambar sperti Pa Toni dan menulis seperti Devita πŸ˜­πŸ€”πŸ€”

    BalasHapus
  28. Sangat menginspirasi, saya pernah melihat beberapa hasil karya beliau dan memang luar biasa hasil karya beliau

    BalasHapus
  29. “Jangan cepat puas, hidup itu pertandingan, setiap hari kita bertanding dan kita harus jadi pemenangnya serta kita harus siap berkompetisi,” ucap Toni kepada generasi muda Indonesia.

    Sukaa bangett sama kata-katanyaa..sangatt menginspirasii.. Terimakasih Devita telah berbagi ceritanyaa

    BalasHapus
  30. Keren sih, selalu suka sama orang orang yg ga mudah berpuas diri. Tapi dalam hal positif tentunya. Alhamdulillah penambah inspirasi di malam hari. Buat kk yg punya blog semangat terus yaaaa...

    BalasHapus
  31. Betul banget, dengan menulis dunia jauh lebih indah. Menginspirasi banget nih untuk kaula muda, jangan cuman like dan spam aja di sosmed. Tapi ciptakan juga ide kreatif mu !

    BalasHapus
  32. Wah Pak Toni nih, babgga banget bacanyaa πŸ˜€

    BalasHapus
  33. wah mantap devita, semoga sukses :)

    BalasHapus
  34. Menginspirasi sekali tulisannya

    BalasHapus
  35. Kerennnnn dan menginspirasi.πŸ‘

    BalasHapus

Posting Komentar